(ABNA24.com) Amerika Serikat memberi waktu kepada Turki hingga 31 Juli mendatang untuk membatalkan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.
Seperti dilansir IRNA, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan AS, Patrick Shanahan pada hari Jumat (7/6/2019) mengatakan dia telah mengirim surat kepada mitranya dari Turki, Hulusi Akar yang memberitahukan kepadanya tentang keputusan Washington.
"Jika Turki tidak membatalkan kesepakatan dengan Rusia sampai 31 Juli, Washington akan menghentikan kerja sama dengan perusahaan Turki dalam memproduksi pesawat tempur F-35 dan juga program pelatihan pilot Turki di AS," tegasnya.
Shanahan juga mengancam Turki dengan sanksi jika tetap membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.
Namun, para pejabat Ankara sejauh ini tetap menekankan pembelian S-400 Rusia meskipun ada ancaman dan penentangan dari Washington.
Hulusi Akar pada 22 Mei lalu mengatakan, Turki memiliki kesiapan untuk menghadapi sanksi yang kemungkinan diterapkan oleh AS karena pembelian S-400 buatan Rusia.
Washington mengklaim bahwa pengoperasian sistem rudal S-400 di wilayah Turki akan menyingkap kelemahan jet tempur siluman F-35 AS.
/129
9 Juni 2019 - 06:08
Kode berita: 948432
Amerika Serikat memberi waktu kepada Turki hingga 31 Juli mendatang untuk membatalkan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.